Sabtu, 03 Mei 2014



LAGU TENTANG INDONESIA






Kunci Gitar Lagu Nasional Tanah Airku

……C     G           C
Tanah airku tidak kulupakan

………Dm     G         C
Kan terkenang selama hidupku

……..F   G         C Am
Biarpun saya pergi jauh

……….Dm    G         C
Tidak kan hilang dari kalbu

…C     A7      Dm
Tanah ku yang kucintai

…C     G   C
Engkau kuhargai



………C       G         C
Walaupun banyak negri kujalani

………….Dm      G        C
Yang masyhur permai dikata orang

…….F      G          C  Am
Tetapi kampung dan rumahku

……Dm   G       C
Di sanalah kurasa senang

…C     A7    Dm
Tanahku tak kulupakan

…C     G      C
Engkau kubanggakan

http://www.stafaband.info/download/mp3/lagu_indonesia_tanah_air_beta/














ANDAIKAN AKU MENJADI CALEG

Menurut saya, untuk menjadi seorang caleg harus mempersiapkan segalanya sebelum waktu yang di tentukan oleh KPU. Karna untuk menjadi anggota legislatif kita harus mampu memiliki suara terbanyak. Ya agar kita terpilih nanti nya dan kita pun harus pintar-pintar menarik perhatian masyarakat untuk mengenal kita dan memilih suara nya untuk kita. Ya setelah terpilih.
1.    Hal pertama, kita harus memiliki sifat tanggung jawab pada diri sendiri dan tanggung jawab dengan jabatan yang akan di miliki nanti
2.    Visi dan misi pun harus jelas, sehingga masyarakat mampu memahami tujuan yang akan di capai
3.    Kinerja harus maximal sesuai dengan tujuannya sebagai caleg
4.    Dan tidak lupa untuk selalu menerapkan sifat jujur dalam setiap pekerjaan yang kita jalani

VISI: "Mewujudkan lembaga DPR yang bersih dari korupsi dan dicintai rakyat."

MISI: "Lembaga DPR yang legitimasi, konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat."

PROGRAM:
I.JANGKA PENDEK
1.Memperjuangkan program pro rakyat ;
a.Kredit Usaha Rakyat (K.U.R)
b.Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS)
c. Penyaluran beras untuk rakyat miskin (RASKIN)
d. Pemberdayaan Masyarakat
e. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat 
Mandiri (PNPM MANDIRI)
f. Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

II.JANGKA PANJANG
1. Memperjuangkan pelayanan publik yang berkualitas 
dan berwibawa serta bebas dari pungli.
2. Memperjuangkan peningkatan pelestarian Alam dan 
Lingkungan hidup.
3.Mendorong peningkatan dan pelestarian budaya 
Batak, Melayu, Jawa, Mandailing, Padang, dll-nya.
4. Memperjuangkan kualitas pelayanan kesehatan dan 
pendidikan.

 

Tanggapan jalan keluar tentang lokalisasi


Jika tidak benar-benar diberikan tindakan yang tegas tempat seperti ini akan menjadi banyak karena selain teman dari psk tersebut yang mengalami permasalahan ekonomi dan pembisnis yang mempunyai biaya akan membangun lagi tempat seperti ini di tempat lain.
Sebenarnya mudah saja menghapus tempat lokalisasi yang penting telah terjadi kesepakatan terhadap pembisnis tempat tersebut dan psk nya supaya tidak tetap melakukan pekerjaan seperti itu lagi.
tentang keberadaan lokalisasi sebaiknya ditutup dan dipastikan dibubarkan karena agar mengurangi penyebaran virus HIV/Aids dan menjaga kenyamanan sekitar tempat tersebut. Untuk jalan keluarnya para pekerja lokalisasi dibawa ketempat penampungan agar dibina dan dibekali keterampilan untuk membuka atau membuat lapangan pekerjaan sendiri kelak setelah lokaslisasi ditutup agar tidak mengandalkan pekerjaan ditempat lokalisasi saja dan bisa mandiri. Serta diberi bantuan dana agar bisa membuka lapangan pekerjaan sebagai modal awal untuk membuka atau membuat lapangan pekerjaan sendiri.

Jalan Keluar :
            Memberikan pekerjaan yang layak dan sebagaimana pekerjaan tersebut bisa memenuhi kebutuhan yang mencukupi supaya pihak tersebut tidak mengeluh tehadap perubahan gaya hidup nya yang sebelumnya menggeluti pekerjaan menjadi psk.

            Diberikan pencerahan hati dan pikiran untuk tidak secara terus menerus menggeluti pekerjaan hina tersebut karna dapat menyebabkan kerugian negara yang secara terus menerus mengurusi permasalahan seperti ini dan juga supaya psk tersebut tersentuh untuk megubah gaya hidup nya dari yang sebelumnya.

            Yang penting aparat setempat bisa memenuhi janji dan apa yang telah disepakati untuk ditiadakannya dan tidak sama sekali untuk membangun lagi tempat seperti itu di tempat yang lain.


Minggu, 30 Maret 2014

Ilmu Budaya Dasar

TOKOH WAYANG


Batara Indra
Dalam ajaran agama Hindu, Indra adalah dewa cuaca dan raja kahyangan. Oleh orang-orang bijaksana, ia diberi gelar dewa petir, dewa hujan, dewa perang, raja surga, pemimpin para dewa, dan banyak lagi sebutan untuknya sesuai dengan karakter yang dimilikinya. Menurut mitologi Hindu, Beliau adalah dewa yang memimpin delapan Wasu, yaitu delapan dewa yang menguasai aspek-aspek alam.
Dewa Indra terkenal di kalangan umat Hindu dan sering disebut dalam susastra Hindu, seperti kitab-kitab Purana (mitologi) dan Itihasa (wiracarita). Dalam kitab-kitab tersebut posisinya lebih menonjol sebagai raja kahyangan dan memimpin para dewa menghadapi kaum raksasa. Indra juga disebut dewa perang, karena Beliau dikenal sebagai dewa yang menaklukkan tiga benteng musuhnya (Tripuramtaka). Ia memiliki senjata yang disebut Bajra, yang diciptakan oleh Wiswakarma, dengan bahan tulang Resi Dadici. Kendaraan Beliau adalah seekor gajah putih yang bernama Airawata. Istri Beliau Dewi Saci.
Dewa Indra muncul dalam kitab Mahabarata. Ia menjemput Yudistira bersama seekor anjing, yang mencapai puncak gunung Mahameru untuk mencari Swargaloka.
Kadangkala peran dewa Indra disamakan dengan Zeus dalam mitologi Yunani, dewa petir sekaligus raja para dewa. Dalam agama Buddha, beliau disamakan dengan Sakra.

 

 


Bunga lambang kota/Provinsi

Lambang Bengkulu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://bits.wikimedia.org/static-1.23wmf16/skins/common/images/magnify-clip.png
Lambang Bengkulu
Lambang Bengkulu berbentuk perisai dengan tulisan Bengkulu. Di dalam lambang perisai, terdapat lambang bintang, cerana, rudus (senjata), bunga Rafflesia arnoldii, tangkai buah padi dan kopi.

"Kembalikan IndonesiaKu ke Indonesia"

Mari kita kobarkan kembali rasa cinta tanah air, rela berkorban, rasa senasib sepenanggungan, semangat persatuan dan kesatuan, dan menjadikan kemajemukan kita sebagai kekuatan.

Kembalikan Indonesiaku

 “menumbuhkan rasa memiliki yang kuat, mempelajari, menjaga, melindungi, merawat dan memperhatikan semua warisan banga baik wilayah teritorial, budaya, maupun semua simbol kepribadaian bangsa Indonesia” 

Dalam aspek persatuan, kita masih melihat adanya gangguan separatisme di daerah. Ada pula kesenjangan antardaerah, antargolongan, serta antara pusat dan daerah. Bentrokan antargolongan masih terjadi, terutama dengan adanya kelompok-kelompok anarkis yang melakukan tindakan kekerasan dan teror terhadap masyarakat. Belum lagi peperangan antargeng dan antargolongan yang kembali merebak.
          Gangguan terhadap kedaulatan wilayah kita masih terasa. Banyak intrusi yang dilakukan negara asing terhadap wilayah perairan dan perbatasan. Berkurangnya luas wilayah nasional akibat berpindahnya tapal batas wilayah kita di Kalimantan serta pelanggaran udara dan laut RI oleh pesawat udara dan kapal perang terutama kapal selam asing yang bahkan tidak pernah kita ketahui adanya, adalah contoh kurangnya kemampuan dan kekuatan laut dan udara kita dalam mengendalikan dan menjaga kedaulatan RI.
          Lebih dari itu, bangsa Indonesia saat ini tercabut dari akarnya. Wawasan kebangsaan yang bersumber dari landasan Pancasila tidak lagi menjadi falsafah kehidupan. Bahkan, kita sudah tidak lagi paham landasan kebangsaan kita, yaitu kekeluargaan, musyawarah, dan mufakat karena batang tubuh konstitusi kita sudah disimpangkan dari Pembukaan UUD 45 yang merupakan sumber dari segala sumber hukum.
          Kontemplasi dan perenungan ini sesungguhnya bukanlah untuk menyanggah segala keberhasilan, tetapi lebih sebagai upaya untuk menyadarkan kita semua bahwa masih sangat banyak kekurangan yang perlu kita perbaiki.
          Pasti bukan kebetulan 17 Agustus 2012 yang akan kita rayakan beberapa hari lagi bertepatan jatuh pada hari Jumat bulan Ramadan 1433 H, persis sama dengan 17 Agustus 1945 yang juga jatuh pada hari Jumat bulan Ramadan 1364 H. Ini menjadi peringatan kepada kita semua untuk kembali berjuang, mengembalikan keindonesiaan kita dengan memperbaiki pola pikir, pola sikap, dan pola tindak. Indonesia harus kita kembalikan kepada haluannya yang benar, sesuai cita-cita pembentukannya, yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
          Mari kita kobarkan kembali rasa cinta tanah air, rela berkorban, rasa senasib sepenanggungan, semangat persatuan dan kesatuan, dan menjadikan kemajemukan kita sebagai kekuatan. Bhinneka Tunggal Ika dan Merah Putih harus kembali kita junjung tinggi dan kita kibarkan. Dengan kata lain, mari kita kembalikan Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia ke-67, hiduplah Indonesia raya.